<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>blogging is interesting</title>
	<atom:link href="http://yudet.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yudet.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Dec 2008 18:55:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yudet.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>blogging is interesting</title>
		<link>http://yudet.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yudet.wordpress.com/osd.xml" title="blogging is interesting" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yudet.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MAFIA WARS</title>
		<link>http://yudet.wordpress.com/2008/12/22/mafia-wars/</link>
		<comments>http://yudet.wordpress.com/2008/12/22/mafia-wars/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 08:01:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[mafia]]></category>
		<category><![CDATA[mafia wars]]></category>
		<category><![CDATA[mafia wars cheat]]></category>
		<category><![CDATA[mafia wars glitch]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudet.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Mafia wars adalah salah satu jenis permaian atau game di jejaring sosial social networking FACEBOOK.  Sebenarnya banyak sekali game yang ada di FACEBOOK antara lain pet society , mob wars , biggest brain , geo challenge , bowling buddies , words challenge. Game ini dibuat oleh zynga. Zynga adalah perusahaan pembuat banyak game online antara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudet.wordpress.com&amp;blog=4769910&amp;post=46&amp;subd=yudet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mafia wars adalah salah satu jenis permaian atau game di jejaring sosial social networking FACEBOOK.  Sebenarnya banyak sekali game yang ada di FACEBOOK antara lain pet society , mob wars , biggest brain , geo challenge , bowling buddies , words challenge. Game ini dibuat oleh zynga. Zynga adalah perusahaan pembuat banyak game online antara lain special forces , mafia wars , pirates , burning realm , poker dll.</p>
<p>Dari sekian banyak game buatan zynga, game mafia wars menurut saya adalah yang paling banyak dimainkan oleh pengguna facebook.</p>
<p>Apa sih permainan mafia wars itu? gimana cara mainnya? Ada gak cheat mafia wars ? adakah glitch mafia wars ? godfather poin ? hitlist ? mafia size ? bagaimana menambah jumlah mafia ? saran tip dan trik main mafia wars?</p>
<p>JOIN saja grup <span><a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=64847586152">KOMUNITAS MAFIA WARS INDONESIA</a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudet.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudet.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudet.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudet.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudet.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudet.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudet.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudet.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudet.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudet.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudet.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudet.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudet.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudet.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudet.wordpress.com&amp;blog=4769910&amp;post=46&amp;subd=yudet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudet.wordpress.com/2008/12/22/mafia-wars/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">yudet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jalan-jalan ke Keraton Yogyakarta</title>
		<link>http://yudet.wordpress.com/2008/11/19/jalan-jalan-ke-keraton-yogyakarta/</link>
		<comments>http://yudet.wordpress.com/2008/11/19/jalan-jalan-ke-keraton-yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 19:46:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudet</dc:creator>
				<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[keraton]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudet.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Jalan-jalan saya bersama teman satu kontrakan kali ini ialah menuju kompleks Keraton Yogyakarta. Kisah ini dimulai ketika minggu pertama masuk kuliah semester 7 kami belum menemukan feel kuliah. Maka muncullah ide untuk menyatukan diri dahulu dengan kondisi Jogja, maklum 2 bulan kami mengabdikan diri pada masyarakat lewat KKN. Jalan-jalan ke tempat wisata yang dekatlah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudet.wordpress.com&amp;blog=4769910&amp;post=31&amp;subd=yudet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jalan-jalan saya bersama teman satu kontrakan kali ini ialah menuju kompleks Keraton Yogyakarta. Kisah ini dimulai ketika minggu pertama masuk kuliah semester 7 kami belum menemukan feel kuliah. Maka muncullah ide untuk menyatukan diri dahulu dengan kondisi Jogja, maklum 2 bulan kami mengabdikan diri pada masyarakat lewat KKN. Jalan-jalan ke tempat wisata yang dekatlah yang menjadi tujuan kami. Awalnya kami bingung mau ke mana. Ada beberapa alternatif yaitu kebun binatang Gembira Loka, Monumen Jogja Kembali, pantai Parangtritis, dan kawasan Keraton Yogyakarta. Akhirnya kami sepakat untuk ke kompleks Keraton.</p>
<p>Keraton Yogyakarta merupakan salah satu objek wisata sejarah yang ada di Yogyakarta. Letaknya ialah di sebelah selatan Malioboro. Di dalam Keraton tersebut menyimpan banyak benda-benda kuno dan juga patung-patung yang menceritakan adat tradisi yang ada di Yogyakarta. Ada juga museum foto kereta andong, museum foto raja-raja yang pernah memerintah di Yogyakarta, dan museum kereta.</p>
<p>Kami terdiri dari 3 orang, yaitu saya, Pras, dan Adi. Berhubung pada waktu itu hanya ada satu buah motor, maka kami memutuskan pergi ke Keraton dengan memanfaatkan bis Trans Jogja. Saya diantar terlebih dahulu ke Koperasi Mahasiswa UGM (Kopma UGM) oleh Adi, kemudian dia kembali pulang untuk menjemput Pras. Lalu motor dititipkan kepada tukang parkir Kopma. Kemudian kami bertiga naik ke shelter Kopma, untuk bisa masuk ke shelter tersebut kami harus membayar Rp 3.000,- tiap orang. Sebenarnya bisa juga dengan menggunakan semacam kartu berlangganan yang bisa diisi ulang. Kartu tersebut memakai sistem saldo, jadi ketika kita masuk ke shelter maka saldo kita otomatis akan dikurangi sebesar Rp 2.700,-.</p>
<p>Setelah menunggu sekitar 10 menit, bis Trans Jogja yang kami tunggu akhirnya datang. Kami kemudian naik bis tersebut. Waktu itu bisnya sedang banyak penumpang sehingga kami terpaksa berdiri. Naik bis Trans Jogja sebenarnya menyenangkan karena fasilitasnya bagus, ada AC dan free pengamen dan copet. Akan tetapi waktu yang dibutuhkan untuk sampai tempat tujuan menjadi lebih lama jika dibandingkan dengan naik bis kota sebab tiap shelter harus berhenti padahal banyak shelter yang dilewati. Akhirnya kami sampai juga, kami turun di shelter Malioboro 2 sebab shelter tersebut yang paling dekat dengan Keraton.</p>
<p>Perjalanan kami lanjutkan dengan berjalan kaki. Jalan kaki ternyata tidak terasa melelahkan sebab kami bisa sambil menikmati suasana keramaian Malioboro dan melihat pedagang di sekitar alun-alun utara. Dari jauh sudah tampak sebuah bangunan tua menunggu kami, bangunan itu dikawal 2 buah pohon besar di depannya, bangunan itu tidak lain adalah Keraton Yogyakarta. Bangunan itu dipagari dengan pagar besi. Pintu masuknya ada di sebelah barat. Maka kami pun menuju ke barat untuk masuk ke Keraton. O iya, di luar keraton itu banyak sekali pedagang, kebanyakan menjual cindera mata. Namun ada juga pedagang makanan, pakaian, dan buku. Akhirnya kami sampai di depan pintu masuk. Untuk bisa masuk ke Keraton, kami harus membayar tiket  masuk dengan harga Rp 3.000,- tiap orang. Ada juga tiket tambahan jika membawa kamera atau handycam, harganya Rp 1.000,-.</p>
<p>Langkah awal kami masuk Keraton langsung disambut seorang guide yang menawarkan jasanya, namun kami menolak karena tidak punya banyak uang. Tempat yang dituju pertama kali ketika masuk ke Keraton ialah langsung menuju ke pagelaran. Pagelaran adalah bangunan besar dengan banyak tiang penyangga dan tanpa dinding. Bisa dikatakan bangsal terbuka. Bangunan tersebut menghadap utara dan letaknya ialah paling utara dan tepat di tengah. Di samping kanan dan kiri pagelaran terdapat ruang kaca yang di dalamnya terdapat patung yang mengilustrasikan upacara adat yang ada di Yogyakarta. Upacara adat yang diilustrasikan antara lain upacara tedhak siti, mitoni, bopongan. Tedhak siti merupakan upacara untuk seorang anak yang beranjak dewasa, anak tersebut diberi beberapa benda tertentu untuk dipilih. Maksudnya ialah untuk menggambarkan masa depan anak tersebut kelak, misalnya jika anak tersebut memilih gunting maka bisa diartikan menjadi penjahit. Mitoni adalah upacara untuk seorang wanita yang sedang hamil tujuh bulan. Sedangkan bopongan adalah salah satu rangkaian acara perkawinan di Keraton.</p>
<div id="attachment_33" class="wp-caption aligncenter" style="width: 505px"><a href="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image044.jpg"><img class="size-full wp-image-33" title="gambar tempat pagelaran" src="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image044.jpg?w=495&#038;h=371" alt="gambar tempat pagelaran" width="495" height="371" /></a><p class="wp-caption-text">gambar tempat pagelaran</p></div>
<p>Setelah puas melihat-lihat ruang kaca tersebut, kami selanjutnya menuju ke bagian lebih dalam dari Keraton. Kami menuju ke selatan pagelaran. Ternyata terdapat bangsal lagi, namun bangsal kali ini diberi pembatas rantai sehingga kami hanya bisa melihat dari pinggir, tidak bisa menuju ke tengah. Di tengah bangsal dalam tersebut terdapat balai kecil. Sedangkan di pinggir sebelah timur terdapat miniatur Masjid Besar Yogyakarta.</p>
<div id="attachment_35" class="wp-caption alignnone" style="width: 307px"><a href="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image0471.jpg"><img class="size-full wp-image-35" title="bangsal dalam dibatasi rantai" src="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image0471.jpg?w=297&#038;h=223" alt="bangsal dalam dibatasi rantai" width="297" height="223" /></a><p class="wp-caption-text">bangsal dalam dibatasi rantai</p></div>
<div id="attachment_36" class="wp-caption aligncenter" style="width: 305px"><a href="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image050.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-36" title="miniatur Masjid Besar Yogyakarta" src="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image050.jpg?w=295&#038;h=289" alt="miniatur Masjid Besar Yogyakarta" width="295" height="289" /></a><p class="wp-caption-text">miniatur Masjid Besar Yogyakarta</p></div>
<p>Lebih masuk ke selatan lagi ada museum foto kereta andong dan museum foto raja-raja yang pernah memerintah di Keraton Yogyakarta. Di dalam museum foto kereta andong tersebut dipajang berbagai foto-foto kereta andong yang pernah digunakan sejak tahun 1860-an sampai dengan kereta andong modern. Sedangkan museum foto raja-raja di dalamnya dipajang lukisan dan foto raja sebelumnya. Ada yang berupa lukisan karena pada zaman itu belum ada foto. Di samping kiri dan kanan museum tersebut terdapat rumah kuno yang tertutup. Di depan rumah tersebut terdapat kandang yang di dalamnya terdapat ayam jago, kelihatannya ayam tersebut merupakan ayam sabungan sebab mempunyai cakar jalu yang besar dan panjang. Setelah berfoto dengan kamera HP saya kami pun kemudian kami keluar dari Keraton tersebut.</p>
<div id="attachment_37" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image054.jpg"><img class="size-medium wp-image-37" title="berfoto di museum foto kereta andong" src="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image054.jpg?w=225&#038;h=300" alt="berfoto di museum foto kereta andong" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">berfoto di museum foto kereta andong</p></div>
<p>Rencana kami selanjutnya adalah menuju museum kereta. Museum kereta adalah museum yang menyimpan koleksi kereta andong yang pernah digunakan oleh keluarga Keraton. Namun sayang, kami tidak masuk ke dalam museum tersebut sebab tiket masuknya mahal yaitu sebesar Rp 20.000,- tiap orang. Maka kami pun beristirahat sejenak di depan museum kereta. Di depan museum kereta tersebut juga banyak pedagang, baik yang mangkal maupun yang keliling. Lalu tiba-tiba ada penjual es dawet lewat, kami pun memanggilnya dan membeli es dawet tersebut. Murah kok, satu gelas cuma Rp 1.000,-.</p>
<p>Hari pun mulai beranjak sore, maka kami pun memutuskan untuk pulang. Dalam perjalan keluar daerah Keraton saya melihat bapak yang sudah tua menjual jasa sebagai tukang cukur rambut. Lokasinya adalah di sebelah barat lapangan alun-alun, tepatnya di bawah pohon besar. Terbersit niat untuk mencoba cukur rambut di tempat bapak itu karena rambut saya juga sudah lumayan panjang. Akhirnya saya pun cukur rambut di tempat bapak itu sambil ngobrol tentang sejarah bapak tersebut. Hasil cukur rambutnya memang tidak sebagus tukang cukur rambut salon maklumlah karena alatnya sederhana tanpa menggunkan listrik. Enak juga, cukur rambut di bawah pohon besar yang rindang, murah lagi cuma Rp 4.000,-.</p>
<div id="attachment_32" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image071.jpg"><img class="size-medium wp-image-32" title="cukur rambut di bawah pohon" src="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image071.jpg?w=300&#038;h=225" alt="cukur rambut di bawah pohon" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">cukur rambut di bawah pohon</p></div>
<p>Selesai cukur rambut, kami pun langsung mencari bis kota untuk pulang. Hehe, soalnya kalau naik bis Trans Jogja bakalan lama sampai Kopma karena harus muter terlebih dahulu. Selesailah cerita jalan-jalan saya kali ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudet.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudet.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudet.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudet.wordpress.com&amp;blog=4769910&amp;post=31&amp;subd=yudet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudet.wordpress.com/2008/11/19/jalan-jalan-ke-keraton-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">yudet</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image044.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gambar tempat pagelaran</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image0471.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bangsal dalam dibatasi rantai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image050.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">miniatur Masjid Besar Yogyakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image054.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">berfoto di museum foto kereta andong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/image071.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">cukur rambut di bawah pohon</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rekreasi  ke Ullen Sentalu</title>
		<link>http://yudet.wordpress.com/2008/11/19/rekreasi-ke-ullen-sentalu/</link>
		<comments>http://yudet.wordpress.com/2008/11/19/rekreasi-ke-ullen-sentalu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 17:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudet</dc:creator>
				<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[rekreasi]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[ullen sentalu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudet.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah kisah liburan di minggu pagi yang cerah. Kami berlibur ke sebuah museum Jawa klasik yang terletak di Jl. Boyong di daerah Kaliurang Atas Yogyakarta. Museum Ullen Sentalu, merupakan museum yang memadukan budaya keraton Yogya dan Solo. Nama Ullen Sentalu sesungguhnya merupakan singkatan sebuah petuah Jawa yang cukup terkenal, ulating blencong sejatine tatarane lumaku, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudet.wordpress.com&amp;blog=4769910&amp;post=24&amp;subd=yudet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah kisah liburan di minggu pagi yang cerah. Kami berlibur ke sebuah museum Jawa klasik yang terletak di Jl. Boyong di daerah Kaliurang Atas Yogyakarta. Museum Ullen Sentalu, merupakan museum yang memadukan budaya keraton Yogya dan Solo. Nama Ullen Sentalu sesungguhnya merupakan singkatan sebuah petuah Jawa yang cukup terkenal, ulating blencong sejatine tatarane lumaku, terjemahannya ialah pelita kehidupan.</p>
<p>Untuk masuk, biaya yang harus dikeluarkan relatif mahal. Pihak museum memasang tarif Rp 15.000,00 bagi pelajar dan mahasiswa, Rp 25.000,00 untuk umum, dan Rp 50.000,00 untuk wisatawan asing. Namun jumlah uang yang dikeluarkan tidak seberapa dengan pemandangan yang kami peroleh ketika mulai masuk ke museum. Museum ini benar-benar luar biasa indahnya. Sungguh tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Sayangnya, kami dilarang menggunakan kamera ketika masuk ke dalam  museum. Saya akan berusaha mendeskripsikan setiap perjalanan menakjubkan yang saya lalui di museum Ullen Sentalu ini.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.nugroho-05.web.ugm.ac.id/wordpress/wp-content/narsis-ajah005-300x240.jpg"><img class="size-medium wp-image-25 aligncenter" title="Foto di depan Ullen Sentalu" src="http://www.nugroho-05.web.ugm.ac.id/wordpress/wp-content/narsis-ajah005-300x240.jpg" alt="Foto di depan Ullen Sentalu" /></a></p>
<p>Begitu memasuki museum, kami disambut ramah oleh guide yang amat terlatih dan tampak cerdas. Guide tersebut memakai busana batik modern namun nampak klasik. Suasana keraton langsung menyergap ketika melihat lukisan para keluarga kerajaan keraton yang dipajang di dinding sepanjang lorong yang terang dengan cahaya kuning klasik. Begitu indah dan tenang. Guide memandu rombongan kami dan menjelaskan setiap detail yang tergambar pada lukisan itu. Kisah yang masih saya ingat adalah tentang seorang Ratu yang merangkap sebagai designer busana keraton dan cukup terkenal karyanya, kemudian tentang Putri yang cantik jelita nan cerdas. Gusti Nurul namanya. Putri inilah yang membangun museum Ullen Sentalu serta menciptakan resep rahasia awet muda. Resep ini nantinya akan disuguhkan kepada para pengunjung setelah selesai berkeliling museum. Resep ini berupa minuman khusus dengan rasa jahe yang terasa hangat di tenggorokan saat disesap. Cerita Gusti Nurul amat istimewa sehingga menarik untuk disimak. Bahkan ada ruangan khusus yang berisi peninggalan Gusti Nurul, baik foto-foto hitam putih, surat-surat sahabat, dan lain sebagainya. Banyak sekali yang mengagumi putri ini, guide kami bilang mungkin putri ini bisa dibilang primadona ketika zamannya. Bahkan Presiden Soekarno terpesona pada sang putri. Selain itu juga terdapat lukisan tiga dimensi yang dilukis oleh Raden Saleh. Bila kita perhatikan mata obyek lukisan, dan kita berjalan dari kanan ke kiri atau sebaliknya, maka mata tersebut seolah-olah mengikuti gerak kita. Kami pun satu rombongan mempraktekkannya. Menakjubkan, ternyata memang benar. Ternyata manusia zaman dulu telah bisa membuat lukisan tiga dimensi. Mata kami benar-benar dimanja oleh semua lukisan yang ada di museum itu.</p>
<p>Di sela-sela lukisan para keluarga keraton yang seolah-olah memandang tajam ke arah kami, ada pula koleksi kain batik kuno dengan berbagai motif. Setiap motif memiliki arti. Saya lupa nama motifnya tetapi ada batik yang khusus digunakan pelayan atau batik bagi putri yang akan menikah.</p>
<div id="attachment_26" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/narsis-ajah012.jpg"><img class="size-medium wp-image-26" title="foto salah satu sudut di Ullen Sentalu" src="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/narsis-ajah012.jpg?w=300&#038;h=225" alt="foto salah satu sudut di Ullen Sentalu" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">foto salah satu sudut di Ullen Sentalu</p></div>
<p>Setelah puas berkeliling, kami pun disuguhi ramuan awet muda resep dari Gusti Nurul tadi. Ketika di luar museum, kami sudah boleh menggunakan kamera. Dengan latar belakang taman yang indah serta arsitektur yang mengagumkan, kami mulai berpose. Rasanya begitu berat meninggalkan museum Ullen Sentalu. Museum  Jawa klasik yang luar biasa indahnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudet.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudet.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudet.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudet.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudet.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudet.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudet.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudet.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudet.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudet.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudet.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudet.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudet.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudet.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudet.wordpress.com&amp;blog=4769910&amp;post=24&amp;subd=yudet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudet.wordpress.com/2008/11/19/rekreasi-ke-ullen-sentalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">yudet</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.nugroho-05.web.ugm.ac.id/wordpress/wp-content/narsis-ajah005-300x240.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Foto di depan Ullen Sentalu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yudet.files.wordpress.com/2008/11/narsis-ajah012.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">foto salah satu sudut di Ullen Sentalu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://yudet.wordpress.com/2008/09/08/hello-world/</link>
		<comments>http://yudet.wordpress.com/2008/09/08/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 05:22:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudet.wordpress.com&amp;blog=4769910&amp;post=1&amp;subd=yudet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yudet.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yudet.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudet.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudet.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudet.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudet.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudet.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudet.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudet.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudet.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudet.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudet.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudet.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudet.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudet.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudet.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudet.wordpress.com&amp;blog=4769910&amp;post=1&amp;subd=yudet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudet.wordpress.com/2008/09/08/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">yudet</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
